kapan pertama kali kita ketemu?
gak tau.
gak inget.
udah.
yang jelas, pertama kali ketemu dan liat dia, aku takut..
dia gak keliatan kayak orang baik-baik.. heheheh
aku bisa liat tampang-tampang player di wajahnya..hih.
kek semacam trauma gitu lah ya, sama yg udah udah.
oke please, ini blog serius, kita ganti bahasanya yaaakkk.. :p
Saat itu adalah saat yang paling biasa-biasa saja dalam hidupku, bukan waktu yang spesial, bukan pula dalam suatu acara yang tak terlupakan.
Itu adalah saat dimana aku bertemu dengannya.
Dia bukan siapa-siapa, hanya sekedar teman dari sahabatku saja, titik.
Pertama kali melihatnya, aku tak bisa melihat wajahnya... mataku.. mataku..
oh bukan, dia memakai masker, pantas saja aku tak bisa melihat wajahnya.
maap maap, ok lanjut.
aku datang menghampirinya bersama seorang sahabat dekatku, Rizka, yang terlebih dahulu menjadi temannya.
Mereka saling menyapa, aku hanya tersenyum tanpa berinteraksi apapun dengannya.
Gak paham lagi dah sama si Rizka, uda di anterin malah gak ngenalin aku ke temennya, kan aku jadi canggung, namanya dia siapa aja aku gak tau, parah si Rizka sumpah. -___-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar